Kenalan Dulu Sama eDPI
Sebelum ngomongin angka, penting paham konsep eDPI (Effective DPI) — hasil kali dari DPI mouse kamu sama in-game sensitivity.
Contoh: DPI 800 × sensitivity 0.4 = eDPI 320. DPI 400 × sensitivity 0.8 = eDPI 320 juga! Walau angkanya beda, hasilnya identik secara feel.
eDPI Kamu: 320
Data Sensitivitas Pro Player 2026
| Pro Player | Tim | DPI | Sensitivity | eDPI | cm/360° |
|---|---|---|---|---|---|
| TenZ | Sentinels | 800 | 0.408 | 326 | 30.9 cm |
| Aspas | LOUD | 400 | 0.78 | 312 | 32.3 cm |
| Derke | Fnatic | 1600 | 0.22 | 352 | 28.6 cm |
| Cryocells | LOUD | 1600 | 0.27 | 432 | 23.3 cm |
| nAts | FPX | 800 | 0.48 | 384 | 26.1 cm |
| Zekken | Sentinels | 800 | 0.435 | 348 | 28.8 cm |
| Alfajer | Fnatic | 800 | 0.31 | 248 | 40.6 cm |
💡 Rata-rata eDPI seluruh pro ada di angka ~318, mayoritas pakai DPI 800. Sweet spot paling sering dipakai: 280–350.
Kenapa Nggak Semua Pro Sama?
- Role di tim — Duelist yang sering flick cepat biasa nyaman di eDPI menengah-tinggi. Sentinel yang banyak hold angle bisa lebih nyaman di eDPI rendah.
- Gaya main personal — ada yang suka gerakan besar dari siku (low sens), ada yang suka gerakan kecil dari pergelangan (high sens).
- Ukuran mousepad — sensitivitas kelewat rendah bisa bikin kehabisan ruang gerak pas swing cepat.
Cara Nemuin Sensitivitas Kamu Sendiri
- Mulai dari baseline aman: 800 DPI + sensitivity 0.4 (eDPI ~320)
- Test di Practice Range — coba flick ke target statis
- Kalau overshoot (kelewatan) → turunin sensitivity sedikit
- Kalau undershoot (kurang jauh/lambat) → naikin sedikit
- Ulangi sampai flick paling sering "nempel" pas di kepala
⚠️ Jangan asal niru — sensitivitas pro disesuaikan ribuan jam practice mereka. Pakai sebagai starting point, bukan patokan mutlak.
Setting Tambahan yang Sering Dilewatkan
- Scoped Sensitivity: 76% pro pakai nilai 1.0, terutama penting buat agent Operator seperti Jett/Chamber
- Polling Rate: default 1000 Hz sudah lebih dari cukup buat kebanyakan pemain